Indeks
banner 728x90

BI Bengkulu Gandeng PT Pos Luncurkan MILA, Bayar PBB di Rejang Lebong Kini Praktis Lewat QRIS

Foto:(Dari kiri ke kanan) Sekretaris Daerah Kabupaten Rejang Lebong Iwan Sumantri Badar , perwakilan PT Pos Indonesia , Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bengkulu Wahyu Yuwana Hidayat , dan Executive General Manager PT Pos Indonesia KCU Bengkulu Andrianto , menunjukkan dokumen komitmen bersama saat peluncuran Pilot Project Mitra Layanan Bank Indonesia (MILA) Provinsi Bengkulu dan Digitalisasi Layanan Pajak Aman (DILAN) di Kabupaten Rejang Lebong 19 Mei 2026.
banner 468x60

Katakritis.info, Rejang Lebong – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Bengkulu bersama PT Pos Indonesia resmi meluncurkan pilot project Mitra Layanan Bank Indonesia (MILA) Provinsi Bengkulu pada Selasa (19/5). Acara yang dipusatkan di Kabupaten Rejang Lebong ini dilaksanakan secara beriringan dengan peluncuran Digitalisasi Layanan Pajak Aman (DILAN). Melalui program DILAN, masyarakat kini dapat melakukan pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) secara mudah melalui sistem QRIS.

Kolaborasi strategis ini menjadi wujud nyata sinergi antara Bank Indonesia, pemerintah daerah, dan sektor perbankan dalam memperluas jangkauan layanan kas. Selain menjaga ketersediaan uang Rupiah yang layak edar di masyarakat, langkah ini juga bertujuan untuk mempercepat akselerasi digitalisasi transaksi pada pemerintah daerah. Langkah awal ini diharapkan mampu mengoptimalkan tata kelola keuangan daerah yang lebih modern dan transparan.

Mitra Layanan (MILA) sendiri merupakan pihak non-bank yang ditunjuk resmi oleh Bank Indonesia setelah memenuhi kriteria tertentu untuk melayani kegiatan penukaran uang Rupiah. Menariknya, Provinsi Bengkulu menjadi wilayah kedua di Indonesia yang mengimplementasikan program ini setelah Kalimantan Selatan. Sebagai tahap awal di Bengkulu, terdapat tiga lokasi pos yang menjadi titik pilot project, yaitu PT Pos Indonesia KCU Bengkulu, KC Curup, dan KCP Argamakmur.

Kepala KPwBI Provinsi Bengkulu, Wahyu Yuwana Hidayat, menegaskan bahwa BI berkomitmen penuh untuk menjalankan Clean Money Policy guna menjamin ketersediaan uang layak edar. Layanan MILA ini tidak hanya memfasilitasi penukaran tunai ke tunai (cash to cash), melainkan juga melayani penarikan uang tunai dari uang elektronik (digital to cash), serta konversi uang tunai ke saldo Pospay (cash to digital). Kehadiran jaringan PT Pos Indonesia dinilai sangat strategis karena posisinya yang dekat dengan masyarakat.

Sementara itu, optimalisasi digitalisasi lewat program DILAN di Kabupaten Rejang Lebong diproyeksikan akan meningkatkan efisiensi layanan publik dan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Pembayaran PBB menggunakan QRIS kini bisa diakses langsung oleh wajib pajak atau melalui loket nontunai PT Pos Indonesia. Guna menyukseskan program ini, para camat se-Kabupaten Rejang Lebong juga turut menandatangani komitmen bersama untuk memperluas edukasi digitalisasi dan perlindungan konsumen di tingkat wilayah.

Sekretaris Daerah Kabupaten Rejang Lebong, Iwan Sumantri Badar, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bank Indonesia dan seluruh mitra strategis. Ia berharap kehadiran inovasi MILA dan DILAN ini dapat memberikan dampak konkret dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan. Kolaborasi ini menjadi contoh nyata bagaimana reformasi layanan publik dapat beradaptasi secara modern sesuai kebutuhan masyarakat.

pewarta: Man

banner 325x300
banner 728x90
Exit mobile version