Bengkulu – Kerusakan jalan lingkungan yang telah masuk kategori parah menjadi keluhan utama warga dalam Reses Perdana Masa Sidang I Tahun 2026 yang digelar Anggota DPRD Kota Bengkulu, Evi Hasna, Selasa (17/2/2026).
Kegiatan yang berlangsung di kawasan jalan menuju Pulau Baai tersebut dihadiri warga Kecamatan Kampung Melayu yang menyampaikan langsung berbagai persoalan infrastruktur. Kondisi jalan yang berlubang dan rusak berat dinilai semakin membahayakan pengguna, terutama saat musim hujan.
Warga Kampung Melayu Desak Perbaikan Jalan dan Lampu Penerangan
Dalam dialog terbuka itu, masyarakat mendesak agar wakil rakyat dari Daerah Pemilihan (Dapil) III memperjuangkan perbaikan jalan yang hingga kini belum tersentuh renovasi. Selain perbaikan badan jalan, warga juga mengusulkan penambahan tiang lampu penerangan jalan umum (PJU) guna meningkatkan keamanan dan kenyamanan aktivitas malam hari.
Menanggapi aspirasi tersebut, Evi Hasna mengaku memahami keresahan warga. Namun, ia juga menjelaskan bahwa keterbatasan anggaran Pemerintah Kota Bengkulu menjadi tantangan dalam merealisasikan seluruh usulan secara sekaligus.
“Kami memahami kondisi di lapangan. Namun saat ini alokasi anggaran masih terbatas. Perbaikan akan dilakukan bertahap sesuai skala prioritas. Kami mohon masyarakat bersabar,” ujarnya di hadapan konstituen.
Fokus Awal: Perbaikan Masjid Tahun 2026
Sebagai langkah awal di masa jabatannya, Evi menegaskan bahwa program prioritas tahun 2026 adalah perbaikan masjid di wilayah tersebut. Ia berharap rehabilitasi sarana ibadah itu dapat terealisasi penuh tahun ini sebagai bentuk perhatian terhadap kebutuhan dasar masyarakat.
Selain program yang bersumber dari APBD, Evi juga menunjukkan komitmen pribadi melalui sejumlah aksi cepat yang langsung menyentuh warga.
Beberapa di antaranya:
Dukungan Sarana Ibadah: Membantu pengadaan keranda untuk kebutuhan masjid.
Apresiasi Pendidikan: Memberikan penghargaan khusus bagi pelajar Kecamatan Kampung Melayu yang meraih prestasi di tingkat nasional.
“Khusus anak-anak yang berprestasi nasional, segera informasikan kepada kami. Akan ada reward sebagai bentuk dukungan terhadap dunia pendidikan,” tambahnya.
Aspirasi Akan Diperjuangkan di Pembahasan Anggaran
Melalui reses ini, seluruh aspirasi warga Kampung Melayu telah dicatat secara resmi untuk diperjuangkan dalam pembahasan anggaran di tingkat legislatif. Evi menegaskan komitmennya untuk terus mengawal usulan perbaikan jalan, lampu penerangan, dan kebutuhan infrastruktur lainnya agar pembangunan dapat dirasakan secara merata.
Reses tersebut menjadi ruang dialog penting antara masyarakat dan wakil rakyat, sekaligus momentum untuk memastikan kebutuhan riil warga masuk dalam prioritas pembangunan Kota Bengkulu ke depan.




