Katakritis.info, Bengkulu – Sebanyak 400 peserta yang terdiri dari mahasiswa, pengurus organisasi kepemudaan, serta pengurus daerah dan cabang HIPMI se-Provinsi Bengkulu menghadiri Seminar Entrepreneur Blueprint: Membangun Bisnis Tangguh di Era Kompetitif yang digelar di Ballroom Hotel Two K Azana Style Bengkulu pada Rabu (12/3). Acara ini menjadi momentum penting bagi generasi muda Bengkulu untuk memperkuat wawasan kewirausahaan dan kepemimpinan di tengah tantangan ekonomi yang semakin kompleks.

Seminar ini menghadirkan Yosia Yodan, Ketua Umum BPD HIPMI Bengkulu sekaligus Direktur Utama PT. Yodan Land Group, sebagai pembicara utama. Ia membagikan pengalaman membangun bisnis berkelanjutan di era modern, serta menekankan pentingnya keberanian generasi muda untuk memulai usaha sejak dini. Turut mendampingi, Lili Yodan, Founder Le Petit Yodan Bakery dan Kraving, yang berbagi kisah sukses membangun brand kuliner dengan inovasi sebagai kunci utama.
Dalam paparannya, Yosia Yodan menegaskan bahwa anak muda tidak perlu menunggu kondisi sempurna untuk memulai usaha. “Yang terpenting adalah keberanian untuk melangkah, belajar dari proses, dan terus berinovasi agar mampu bersaing di era kompetitif,” ujarnya di hadapan ratusan peserta yang memenuhi ballroom.
Selain pembicara utama, seminar ini juga menghadirkan sejumlah pemateri dari berbagai bidang bisnis. Di antaranya Julian Tanel, Ketua Organizing Committee sekaligus Sekretaris Umum BPD HIPMI Bengkulu; Veren Oktarisa, Head Sales Marketing Corporate PT. Yodan Land Group; Yuliana Rotua, Direktur Operasional PT. Yodan Land Group; Wendri Surya Pratama, Ketua IPK Indonesia Wilayah Bengkulu; serta Ricky Sukma Wijaya, Direktur Pajak & Pengembangan Bisnis PT. Yodan Land Group.
Acara ini juga diwarnai kehadiran anak muda berprestasi sekaligus pengurus BPD HIPMI Bengkulu, yaitu Master Dedi, Deni Arif, dan Deni Daffa. Kehadiran mereka memberikan semangat tambahan bagi generasi muda Bengkulu untuk aktif berkontribusi dalam pengembangan daerah melalui jalur kewirausahaan.
Peserta seminar berasal dari berbagai Badan Pengurus Cabang (BPC) HIPMI se-Provinsi Bengkulu, seperti BPC Seluma, Bengkulu Selatan, Kaur, Kepahiang, Rejang Lebong, Kota Bengkulu, Bengkulu Utara, Mukomuko, dan Bengkulu Tengah. Selain itu, organisasi kepemudaan dan perwakilan mahasiswa dari sejumlah kampus juga turut serta, termasuk Putera Puteri Kampus Bengkulu, HIMATANSI Universitas Bengkulu, Fakultas Hukum UNIHAZ, serta komunitas SANS Bengkulu.
Ketua Organizing Committee Julian Tanel menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya HIPMI Bengkulu untuk membangun ekosistem kewirausahaan yang kuat di kalangan generasi muda. “Melalui seminar ini, kami berharap lahir lebih banyak pengusaha muda yang tidak hanya sukses secara bisnis, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan ekonomi daerah,” ujarnya. Antusiasme peserta yang mencapai 400 orang menjadi bukti bahwa semangat kewirausahaan di Bengkulu terus tumbuh dan berkembang, memperkuat peran anak muda sebagai motor penggerak ekonomi daerah di masa depan.
pewarta: Man







