Bengkulu – Anggota DPRD Provinsi Bengkulu, Dwi Ratnawati, menggelar reses Masa Sidang I Tahun 2026 di Kantor Kecamatan Selebar, Kota Bengkulu, Jumat (13/2). Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk menyerap langsung aspirasi masyarakat, terutama terkait pendidikan, infrastruktur, dan layanan kesehatan.
Reses tersebut turut dihadiri Camat Selebar, perwakilan BPJS Kesehatan Cabang Bengkulu, Dinas Kesehatan, serta warga setempat yang antusias menyampaikan berbagai persoalan di lingkungan mereka.
Akses Pendidikan dan Infrastruktur Jadi Sorotan
Dalam dialog terbuka, warga banyak menyoroti persoalan akses pendidikan yang dinilai masih perlu perhatian, serta pembangunan jalan dan drainase yang dianggap mendesak untuk diperbaiki.
Menanggapi hal itu, Dwi Ratnawati menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan seluruh usulan masyarakat agar dapat dibahas pada tahapan selanjutnya dan masuk dalam skala prioritas pembangunan daerah.
“Aspirasi yang dominan disampaikan masyarakat hari ini terkait akses pendidikan dan pembangunan infrastruktur. Semua akan kami kawal agar bisa diperjuangkan sesuai mekanisme yang ada,” ujarnya.
Klarifikasi Soal BPJS Kesehatan
Selain infrastruktur dan pendidikan, isu layanan BPJS Kesehatan juga menjadi perhatian utama warga. Banyak masyarakat memanfaatkan forum tersebut untuk menyampaikan keluhan sekaligus meminta penjelasan terkait mekanisme kepesertaan dan penggunaan layanan kesehatan.
Menurut Dwi, masih terdapat kesalahpahaman di tengah masyarakat mengenai aturan dan prosedur BPJS. Karena itu, ia sengaja menghadirkan pihak BPJS Kesehatan dan Dinas Kesehatan agar warga mendapatkan informasi yang jelas dan akurat secara langsung.
Perwakilan BPJS Kesehatan Bengkulu menjelaskan bahwa secara keseluruhan di Provinsi Bengkulu terdapat lebih dari 90 ribu peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang dinonaktifkan karena masuk kategori desil 6 hingga 10. Sementara itu, pemerintah pusat hanya menanggung peserta dari desil 1 hingga 5.
Saat ini, sebagian peserta yang dinonaktifkan sedang dalam proses pengalihan ke program Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) kabupaten/kota agar tetap memperoleh perlindungan layanan kesehatan.
Komitmen Mengawal Aspirasi Warga
Reses ini menjadi sarana strategis bagi masyarakat Kecamatan Selebar untuk menyampaikan kebutuhan secara langsung kepada wakil rakyat. Dwi Ratnawati menegaskan bahwa seluruh masukan akan dirangkum dan diperjuangkan dalam pembahasan di tingkat DPRD Provinsi Bengkulu.
Melalui kegiatan ini, diharapkan aspirasi warga terkait pendidikan, infrastruktur, dan jaminan kesehatan dapat terakomodasi dalam kebijakan pembangunan daerah ke depan. Pewarta: Robi




