Padang Pariaman — Personel Satuan Brimob Polda Sumatera Barat membangun jembatan darurat yang menghubungkan Nagari Kataping dengan Nagari Sungai Buluah, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman. Pembangunan tersebut dilakukan untuk memulihkan akses transportasi warga yang terputus akibat kondisi darurat.
Sebanyak 27 personel Sat Brimob Polda Sumbar diterjunkan dalam operasi tersebut, dipimpin oleh IPDA Arumzein Laut selaku Paurlat Subbag Lat Sat Brimobda Sumbar. Mereka bekerja secara intensif demi penyelesaian jembatan darurat yang kini menjadi jalur vital bagi warga setempat.
Jembatan sementara ini difungsikan tidak hanya sebagai akses transportasi harian, tetapi juga sebagai jalur evakuasi jika terjadi keadaan darurat di kemudian hari. Keberadaannya sangat penting karena merupakan satu-satunya penghubung antar nagari yang selama ini digunakan masyarakat untuk berbagai kebutuhan.
Jembatan darurat tersebut difungsikan sebagai jalur transportasi sementara sekaligus akses evakuasi bagi masyarakat sekitar. Keberadaan jembatan ini dinilai sangat vital karena menjadi satu-satunya penghubung antar nagari yang digunakan oleh sekitar 3.000 warga untuk menjalankan aktivitas sehari-hari, mulai dari kegiatan ekonomi, pendidikan, hingga layanan kesehatan.
Kabagpenum Ropenmas Divhumas Polri, Kombes Pol Erdi A. Chaniago, menjelaskan bahwa pembangunan jembatan darurat ini merupakan bentuk kepedulian nyata Polri terhadap kondisi rakyat yang terdampak situasi darurat. Kata dia, kehadiran personel Brimob di lapangan diharapkan membantu memperlancar aktivitas warga sekaligus menjamin keselamatan mereka.
Dalam pelaksanaannya, personel Sat Brimob Polda Sumbar bekerja dengan penuh dedikasi, mengedepankan profesionalisme serta semangat kemanusiaan demi mempercepat pemulihan akses bagi masyarakat terdampak. rls







