Katakritis.info, Makasar – Dalam sidang Dewan Pleno Badan pengurus Pusat (BPP) Himpunan Pengusaha Muda (HIPMI) yang berlangsung di Makassar, Minggu (15/2), Ketua BPD Hipmi Bengkulu, yosia Yodan Menegaskan Hipmi bukan hanya organisasi Pengusaha Muda, namun juga mitra pemerintah dalam Percepatan Pembangunan ekonomi daerah.

Lebih lanjut, “HIPMI memiliki peran Penting sebagai jembatan antara aspirasi pengusaha muda dengan arah kebijakan nasional, sehingga mampu menghadirkan gagasan yang memberikan dampak fositif demi kemajuan daerah, ungkap yosia.
Salah satu rekomendasi yang disampaikan Yosia adalah dorongan kepada pemerintah pusat untuk melanjutkan pembangunan jalan tol di Provinsi Bengkulu; ia menyoroti bahwa jaringan Tol Trans Sumatera telah terhubung di banyak provinsi, namun Bengkulu baru memiliki satu ruas, yakni Bengkulu–Taba Penanjung dengan panjang sekitar 16,7–17,6 kilometer. Kondisi ini dinilai belum cukup untuk mendukung konektivitas daerah secara optimal.
Yosia menilai konektivitas bukan sekadar pembangunan infrastruktur fisik, melainkan kunci pemerataan ekonomi dan peningkatan daya saing daerah. Menurutnya, potensi besar Bengkulu di sektor perkebunan, pertanian, dan UMKM harus didukung akses transportasi yang terintegrasi agar distribusi lebih efisien dan pertumbuhan ekonomi semakin optimal.
“Potensi Bengkulu sangat besar, tetapi harus didukung dengan infrastruktur yang memadai agar produk daerah bisa menjangkau pasar nasional maupun internasional,” ujar Yosia. Ia menegaskan bahwa pembangunan jalan tol akan menjadi Pendorong dalam membuka akses ekonomi dan mempercepat pemerataan pembangunan di Provinsi Bengkulu.
Lebih lanjut, Yosia menegaskan komitmen HIPMI Bengkulu untuk terus menyuarakan kepentingan daerah secara konstruktif. “Kami akan terus menghadirkan gagasan dan menjadi jembatan antara aspirasi pengusaha muda dengan arah kebijakan nasional, demi Bengkulu yang lebih maju dan terhubung,” tutupnya. Pewarta: Man




