Bengkulu – Sebanyak 22 santri kelas XII Madrasah Aliyah (MA) Al Quran Harsallakum Kota Bengkulu melaksanakan kegiatan field study ke Universitas Bengkulu pada 12–13 Februari 2026. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam upaya mempersiapkan santri menatap pendidikan tinggi sekaligus merancang masa depan akademik secara lebih terarah.
Seluruh peserta merupakan awardee Program Beasiswa Santri Tahun 2025/2026 yang didukung penuh oleh Badan Amil Zakat Nasional Republik Indonesia. Di Provinsi Bengkulu, hanya dua pondok pesantren yang menerima program tersebut, salah satunya Pondok Pesantren Al Quran Harsallakum.
Kepala Madrasah MA Al Quran Harsallakum, Muhammad Afdhal, M.Pd, menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang untuk memberikan gambaran nyata tentang kehidupan perkuliahan, sistem belajar di perguruan tinggi, hingga peluang pengembangan kompetensi santri.
“Field study ini menjadi jembatan awal agar santri memiliki wawasan utuh tentang dunia kampus, baik dari sisi akademik maupun pengembangan diri. Harapannya, mereka lebih siap menentukan arah studi lanjut,” ujarnya.
Kunjungi Fakultas Kedokteran hingga FKIP
Selama dua hari kegiatan, para santri mengunjungi sejumlah fakultas dan unit strategis di lingkungan kampus. Agenda diawali dengan kunjungan ke Fakultas Kedokteran, di mana peserta mendapatkan penjelasan tentang jalur seleksi masuk, sistem pendidikan dokter, fasilitas laboratorium, serta prospek karier lulusan.
Antusiasme santri terlihat saat sesi diskusi dan tanya jawab, khususnya terkait persiapan akademik serta tantangan menempuh studi di bidang kesehatan.
Rangkaian kunjungan dilanjutkan ke Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP). Di sini para santri memperoleh pemahaman tentang berbagai program studi kependidikan, praktik mengajar, serta peran strategis guru dalam meningkatkan mutu pendidikan. Materi yang disampaikan juga menekankan pentingnya integritas dan dedikasi dalam profesi pendidik.
Uji Kemampuan Bahasa Lewat Tes TOEFL
Selain fakultas, rombongan juga mengunjungi Unit Pelaksana Akademik (UPA) Bahasa. Santri dibekali informasi mengenai pelatihan dan pengujian kemampuan bahasa asing yang menjadi salah satu syarat penting dalam studi lanjut dan dunia kerja.
Sebagai penutup kegiatan, seluruh peserta mengikuti tes TOEFL di UPA Bahasa. Ujian ini bertujuan mengukur kemampuan awal bahasa Inggris santri sekaligus memberi pengalaman langsung mengikuti tes standar internasional.
Bekal Awal Menyongsong Pendidikan Tinggi
Program field study ini diharapkan membantu santri memahami pilihan program studi sesuai minat dan bakat masing-masing. Lebih dari sekadar kunjungan, kegiatan tersebut menjadi sarana motivasi agar para santri mempersiapkan diri secara akademik, mental, dan kompetensi pendukung.
Dengan merasakan langsung atmosfer kampus, para santri tidak hanya mendapatkan informasi, tetapi juga inspirasi untuk menjemput masa depan melalui gerbang ilmu dan pendidikan tinggi.




