Katakritis.info, Kota Bengkulu – Pemerintah Kota Bengkulu resmi memulai langkah strategis untuk merevitalisasi kawasan bersejarah Kampung Cina menjadi destinasi wisata kuliner dan budaya kelas dunia. Program ini dibahas dalam audiensi antara Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi dan HIPMI Culinary Bengkulu di Balai Kota Merah Putih, Sabtu (17/1).
Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi menegaskan bahwa Kampung Cina tidak boleh hanya menjadi saksi sejarah, melainkan harus bertransformasi menjadi pusat ekonomi kreatif yang hidup, estetik, dan bernilai ekonomi bagi masyarakat.
Menurut Dedy Wahyudi, Bengkulu harus berani bersaing dalam industri pariwisata nasional. Kampung Cina ditargetkan menjadi destinasi wisata yang nyaman dan menarik, dengan konsep terpadu antara sejarah dan kuliner, seperti kawasan Chinatown di Singapura.
Untuk merealisasikan rencana tersebut, Pemkot Bengkulu menggandeng HIPMI Culinary sebagai mitra strategis. Kolaborasi ini juga dihadiri jajaran pengurus BPD HIPMI Bengkulu, termasuk Sekretaris Umum Julian Tanel dan Bendahara Umum Ihsan Sobari.
Pemerintah kota akan fokus pada penataan infrastruktur, kawasan, serta dukungan regulasi. Sementara itu, HIPMI Culinary berperan sebagai penggerak kreativitas, inovator menu, dan pengembang ekosistem usaha kuliner yang berkelanjutan.
Ketua HIPMI Culinary Indonesia (HCI) Bengkulu, M. Rofiq Akbar, menyatakan optimisme terhadap kerja sama ini. Ia menegaskan HIPMI siap menghadirkan konsep kuliner modern dengan tetap mengangkat kearifan lokal agar Kampung Cina menjadi ikon baru Kota Bengkulu.
Melalui program revitalisasi ini, Pemkot Bengkulu berharap Kampung Cina mampu membuka lapangan pekerjaan baru, mendorong pertumbuhan UMKM, serta memperkuat identitas Bengkulu sebagai kota wisata sejarah dan kuliner. pewarta: Man




